Sajak itu

Sajak ku tentang cinta kini tlah tiada
sajak ku tentang rindu tlah sirna
Sajak ku tentang penantian tlah hilang

Namun . . . .
Bait- bait itu masih mengurai
kata -kata itu masih terasa
Kini hati ku tlah kalah . .
Dengan amarah nafsu yang membuatku lupa
Membuatku tersadar dan berfikir
ini hanya kenikmatan sementara”
apakah aku tlah lupa cara bersyukur ?
Apakah aku mendustakan nikmat yg di berikan ini ?
entah lah .  . .
Aku masih mencari nya
jawaban yang masih mengganjal itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s